Minggu, 16 Juni 2013
About us: 17-06-2013
About us: 17-06-2013: Mendengar sebuah cerita.. Suatu hari ada seorang anak kecil berumur sekitar 7 tahun yang sedang menunggu kedatangan ayahnya pulang kerja ...
17-06-2013
Mendengar sebuah cerita..
Suatu hari ada seorang anak kecil berumur sekitar 7 tahun yang sedang menunggu kedatangan ayahnya pulang kerja jam 8 malam tepatnya. Sampai satu jam ia menunggu, ayahnya pun datang pada pukul 9 malam.
Sang anak terlihat senang melihat ayahnya pulang dan tiba-tiba bertanya pada ayahanya, " Ayah boleh tau ga gaji ayah berapa sih..?"
" Emangnya kenapa ko tumben nanya gitu." jawab sang ayah sambil duduk dan membuka sepatunya.
" ga apa-apa yah.."
" Ayah digaji Rp. 400,000 dalam satu hari selama 10 jam jadi kamu bisa hitung sendiri berapa ayah digaji dalam satu jam."
"ohh....." ucap sang anak dan ia langsung masuk ke dalam kamarnya.
Sang ayah terheran dengan pertanyaan anaknya, tak lama anak itu kembali mendekati ayahnya dan berkata, " ayah boleh ga aku pinjam uang Rp 10,000 saja malam ini."
" Untuk apa? besok saja ya ayah lelah sekali sekarang.."
" aku mau sekarang yah!"
" sudahlah besok saja ini sudah larut malam, apa yang akan kamu lakukan dengan uang itu malam-malam begini..!!" ucap sang ayah dengan nada sedikit membentak.
Si anak itupun lari kedalam kamarnya sambil menangis. Ayahnya benar-benar bingung dengan sikap anaknya hingga ia menghampiri anaknya yang sedang berbaring menangis sambil memegang uang Rp 30,000.
" Ada apa anaku, kenapa kamu menangis..?" tanya sang ayah sambil duduk disisinya
" Gaji ayah kan Rp 400,000 dalam satu hari berarti Rp. 40,000 satu jamnya iya kan.." kata sang anak yang masih beruraian air mata.
" iya, betul"
" tadi siang aku sudah siapin permainan ular tangga dan aku ingin main permainan itu sama ayah tapi aku cuma punya uang Rp 30,000 dari tabungan uang jajanku, aku pinjam uang tadi ke ayah supaya uangku cukup Rp 40,000 supaya aku bisa bayar ayah selama satu jam untuk main ular tangga dengan ku. Aku ingin sekali main bareng sama ayah.."
sang ayah ga bisa berkata apa-apa.
" aku janji kalau ayah beri aku pinjam uangnya aku pasti ganti, tapi kalaupun tidak mungkin aku akan menabung lagi supaya uangku cukup." lanjut sang anak
Hati sang ayah pun terenyuh dah tak bisa menahan tangisnya sambil memeluk anaknya tanpa satu katapun yang terucap. Dia sadar ternyata selama ini dia tidak pernah punya waktu untuk keluarganya nya setiap hari pulang malam hanya sibuk mencari materi, padahal dengan materi saja belum tentu suatu keluarga bisa bahagia.
Betapa berartinya waktu untuk keluarga dan tak akan bisa digantikan oleh materi seberapapun banyaknya.
Jangan sampai materi menutup mata dan hatimu sehingga melupakan orang-orang disekitarmu yang ingin lebih meminta perhatianmu.
Suatu hari ada seorang anak kecil berumur sekitar 7 tahun yang sedang menunggu kedatangan ayahnya pulang kerja jam 8 malam tepatnya. Sampai satu jam ia menunggu, ayahnya pun datang pada pukul 9 malam.
Sang anak terlihat senang melihat ayahnya pulang dan tiba-tiba bertanya pada ayahanya, " Ayah boleh tau ga gaji ayah berapa sih..?"
" Emangnya kenapa ko tumben nanya gitu." jawab sang ayah sambil duduk dan membuka sepatunya.
" ga apa-apa yah.."
" Ayah digaji Rp. 400,000 dalam satu hari selama 10 jam jadi kamu bisa hitung sendiri berapa ayah digaji dalam satu jam."
"ohh....." ucap sang anak dan ia langsung masuk ke dalam kamarnya.
Sang ayah terheran dengan pertanyaan anaknya, tak lama anak itu kembali mendekati ayahnya dan berkata, " ayah boleh ga aku pinjam uang Rp 10,000 saja malam ini."
" Untuk apa? besok saja ya ayah lelah sekali sekarang.."
" aku mau sekarang yah!"
" sudahlah besok saja ini sudah larut malam, apa yang akan kamu lakukan dengan uang itu malam-malam begini..!!" ucap sang ayah dengan nada sedikit membentak.
Si anak itupun lari kedalam kamarnya sambil menangis. Ayahnya benar-benar bingung dengan sikap anaknya hingga ia menghampiri anaknya yang sedang berbaring menangis sambil memegang uang Rp 30,000.
" Ada apa anaku, kenapa kamu menangis..?" tanya sang ayah sambil duduk disisinya
" Gaji ayah kan Rp 400,000 dalam satu hari berarti Rp. 40,000 satu jamnya iya kan.." kata sang anak yang masih beruraian air mata.
" iya, betul"
" tadi siang aku sudah siapin permainan ular tangga dan aku ingin main permainan itu sama ayah tapi aku cuma punya uang Rp 30,000 dari tabungan uang jajanku, aku pinjam uang tadi ke ayah supaya uangku cukup Rp 40,000 supaya aku bisa bayar ayah selama satu jam untuk main ular tangga dengan ku. Aku ingin sekali main bareng sama ayah.."
sang ayah ga bisa berkata apa-apa.
" aku janji kalau ayah beri aku pinjam uangnya aku pasti ganti, tapi kalaupun tidak mungkin aku akan menabung lagi supaya uangku cukup." lanjut sang anak
Hati sang ayah pun terenyuh dah tak bisa menahan tangisnya sambil memeluk anaknya tanpa satu katapun yang terucap. Dia sadar ternyata selama ini dia tidak pernah punya waktu untuk keluarganya nya setiap hari pulang malam hanya sibuk mencari materi, padahal dengan materi saja belum tentu suatu keluarga bisa bahagia.
Betapa berartinya waktu untuk keluarga dan tak akan bisa digantikan oleh materi seberapapun banyaknya.
Jangan sampai materi menutup mata dan hatimu sehingga melupakan orang-orang disekitarmu yang ingin lebih meminta perhatianmu.
Langganan:
Komentar (Atom)